6 Dampak Yang Terjadi Jika Kekurangan Asupan Yodium, Penyakit Gondok Salah Satunya

AntariMedia - Yodium adalah suatu zat alami yang banyak terdapat pada dalam kandungan tanah, air laut, dan garam. Yodium sangat diharapkan oleh tubuh apabila dikonsumsi pada jumlah yang pas. Perlu diketahui juga, bahwa tubuh manusia tidak bisa menghasilkan yodium dengan sendirinya. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa dengan cara mengonsumsi makanan serta minuman yang kaya akan yodium terdapat pada olahan susu, hidangan bahari (seafood), daging, beberapa jenis roti, dan juga telur.

Homeonline.com

Yodium sangat berperan dalam membantu tubuh supaya menghasilkan hormon tiroid. Fungsi hormon tiroid itu sendiri ialah untuk mengatur keberlangsungan proses metabolisme tubuh secara ideal dan juga fungsi organ tubuh lainnya.

Catatan Kemenkes RI, data Riskesdas tahun 2007 memberitahukan bahwa target pencapaian dari 90 %, baru 62,3 % rumah tangga yang mengkonsumsi yodium garam. Hal inilah yang masih membuat beberapa masyarakat masih kurang paham akan bahaya kekurangan yodium bagi tubuh.

Oleh sebab itu, pabila tubuh tidak menerima asupan yodium, maka tubuh akan mudah mengalami gangguan akibat kekurangan yodium (GAKI), yang mana diantaranya adalah gondok, hipotiroid, keterbelakangan mental, kegugurab, dan juga masalah perkembangan fisik.

Adapun gejala pada tubuh jika kekurangan yodium ialah sebagai berikut, mengutip dari laman HelloSehat.

1. Membengkaknya kelenjar tiroid

Jika asupan yodium anda kurang dari 100 mikrogram per hari, maka tubuh akan memulai hormon tiroid (TSH) secara hiperbola. hal inilah yang bisa memicu terjadinya pembengkakan kelenjar tiroid.

Untuk masyarakat Indonesia sendiri mungkin lebih mengenalnya dengan penyakit gondok. Penyakit gondok merupakan sebuah benjolan yang terletak di leher dan juga rasanya nyeri. Tanda-tanda penyakit gondok bisa juga merasakan sesuatu yang mengganjal di tenggorokan atau bisa juga susah buat menelan makanan.

2. Naiknya berat badan secara drastis

Jika merasakan berar badan naik secara drastis padal tidak begitu sering makan atau ngemil, bisa saja anda sedang mengalami kekurangan yodium. Meskipun begitu, tidak semua masalah naiknya berat badan secara drastis adalah gejala kekurangan yodium.

Peran utama dari hormon tiroid ialah untyk membantu mengendalikan metabolisme tubuh yakni dengan cara memecah makanan menjadi energi dan panas. Ketika kadar hormon tiroid ini rendah, maka tubuh akan merasa kesusahan untuk memproses makanan. Sehingga, membuat kalori yang terdapat pada makanan akan menyimpannya dalam bentuk lemak yang mengakibatkan bertambahnya berat badan.

3. Gampang lelah serta kedinginan

Jika tubuh gampang lelah akibat aktifitas seharian itu sih sangat wajar. Tapi juga perlu diwaspadai, karena gampang lelah merupakan salah satu tanda kekurangan yodium.

Peneliti kesehatan juga sudah mengungkapkan, jika kurang lebih ada 80 % orang yang menggunakan kadar tiroid yang sangat rendah maka efeknya pun akan gampang lelah serta merasa selalu dingin. Hal ini dikarenakan metabolisme yang ada di tubuh sangat lambat menciptakan tenaga pada tubuh, yang akhirnya menjadi lemas dan gampang kedinginan.

4. Rambut rontok & kulit kering

Selain mengatur metabolisme tubuh, ternyata hormon tiroid juga berfungsi sebagai pengendali pertumbuhan folikel rambut. Ketika hormon tiroid tubuh menjadi rendah, maka folikel akan berhenti beregenerasi atai tumbuh lagi. Hal inilah yang menjadi penyebab rambut gampang rontok.

Bukan hanya rambut saja, regenerasi sel juga bergantung pada tinggi atau rendahnya hormon tiroid tubuh. Sel-sel kulit akan menjadi sulit beregenerasi dan juga akan sangat jarang berkeringat saat tubuh kekurangan asupan yodium. Efeknya pun, kulit menjadi kekeringan dan sangat mudah terkelupas.

5. Detak jantung yang melambat

Yodium juga berperang penting dalam mengatur cepat dan lambatnya detak jantung anda. Apabila kadar mineral yodium terlalu rendag, maka detak jantung anda juga akan mengalami penurunan. Dan sebaliknya jika yodium banyak diasup maka detak jantung juga akan naik.

Kekurangan yodium dan masuk dalam kategori parah dan juga kronis, maka dampaknya akan membuat detak jantung anda menjadi lambat. Jika masalah ini tidak segera diatasi maka akan membuat tubub menjadi lemah, letih, pusing, dan bisa-bisa juga akan pingsan.

6. Menjadi Pelupa

Dari hasil studi yang melibatkan seribu orang dewasa ditemukan kadar hormon tiroidnya menjadi tinggi dan cenderung akan memiliki memori yang bertenaga dan tanggap dibandingkan dengan peserta yanv hormon tiroidnya rendah.

Hormon tiroid sangatlah berperan penting pada perkembangan otak. Para peneliti menemukan ukuran hippocampus, yakni bagian otak yang akan mengendalikan memori jangka panjang, lebih menonjol mini jika kadar tiroidnya rendah. Maka dari itu, kurangnya yodium garam bisa mempengaruhi tumbuh kembang otak yang bisa-bisa menyebabkan anda jadi pelupa.

Sumber Artikel: Hellosehat.com
   

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....