Dianggap Sama Tapi Ternyata Berbeda, Kenali Perbedaan Penyakit Asam Urat dan Rematik Serta Cara Mengobatinya

AntariMedia.com - Asam urat adalah penyakit sendi yang muncul karena kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Penyakit ini bisa menjadi kronis tetapi bisa juga disembuhakan maupun dicegah agar tidak kambuh.


Sementara untuk rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan.

Kedua penyakit ini memang berbeda, tetapi terkadang ada seseorang yang masih menganggap kedua penyakit ini sama. Anggapan itu muncul karena gejala penyakit asam urat dan juga penyakit rematik hampir sama.

Penyakit asam urat dan rematik sama-sam menimbulkan rasa nyeri pada sendi-sendi tubuh. Maka dari itu, dua penyakit ini tergolong jenis penyakit nyeri sendi.

Lalu, bagaimana membedakan asam urat dan rematik?

Asam urat dikarenakan banyaknya kadar asam pada tubuh. Zat asam urat inilah yang kemudian menumpuk dan menjadi timbunan kristal, yang efeknya akan membuat penderita merasakan peradangan.

Rematik yang dalam bahasa medis disebut rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoinum yang menyebabkan sendi-sendi menjadi kaku serta meradang. Penyakit Rematik dikarenakan oleh sistem imun yang menyerang jaringan tubuh sehat.

Serangan yang salah inilah yang menyebabkan lapisan tipis sel menutupi persendian yang akhirnya membuat sendi akan meradang dan menjadi bengkak.

Lapisan itu juga melepaskan bahan kimia yang kemudian merusak tulang rawan dan tulang dalam sendi.

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat pada umumnya dirasakan penderita asam urat ialah seperti nyeri sendi, terutama pada bagian jempol kaki, lalu kemudian merambat ke persendian kaki.

Asam urat tidak hanya menyerang bagian bawah tubuh saja tetapi biasanya juga terasa pada sendi tangan.

Gejala asam urat tidak bisa diprediksi dan sering terjadi di tengah malam. Penyebab asam urat ini dikarenakan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin.

Purin adalah suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Zat ini juga terkandung di dalam beberapa jenis makanan.

Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin, tubuh akan mengolahnya jadi asam urat.

Dengan kata lain, semakin banyak asupan makanan yang mengandung purin, maka risiko penyakit asam urat pun juga semakin besar.

Cara mengatasi asam urat sangatlah mudah, tentunya tidak pilih-pilih makanan, pilihlah makanan yang rendah purin misal seperti pisang, selada, peterseli, kol merah, kubis, paprika, dan juga buah asam, buah stroberi, tahu, dan minyak zaitun.

Gejala Rematik

Gejala penyakit rematik pada umunya dirasakan oleh penderita rematik adalah nyeri dan kakunya sendi yang biasa terjadi di pagi hari setelah bangun tidur maupun duduk terlalu lama.

Sendi yang terkena itu akan memerah, bengkak, hingga hangat saat disentuh. Adapun gejala lainnya yaitu mata gatal atau perih, terasa lemas, lesu, tidak bertenaga, demam, dan juga nafsu makan yang turun drastis.

Cara mengatasi rematik ialah dengan cara mengkonsumsi obat, terapi, dan juga olahraga.
 

Comments

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...