4 Hal Ini yang Akan Jadi Pertimbangan Jika Nilai Tes Seleksi CPNS Sama

AntariMedia.com - Sempat ramai di sosial media Twitter yang membahas mengenai bagaimana untuk menentukan kelulusan menjadi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018.


Beberapa pertanyaan tersebut diajukan ke akun resmi sosial media Twitter milik Badan Kepegawaian Negara @BKNgoid yang menanyakan, bagaimana cara menentukan kelulusan jika ada dua peserta yang mendapatkan nilai kelulusan yang sama setelah integrasi nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan nilai seleksi kompetensi bidang (SKB).

Mengutip dari lama Kompas.com, penentuan kelulusan tersebut akan diurutkan berdasarkan nilai tertentu. Adapun ketentuan tersebut sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Nomor 36 Tahun 2018.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN RB, Mudzakir, menyampaikan hal yang sama saat mengkonfirmasi pertanyaan tersebut.

"Iya, itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 36 Tahun 2018," Mudzakir berkata ketika dihubungi, pada hari Kamis 13 Desember 2018.

Mudzakir juga turut menjelaskan, pada peraturan tersebut, jika ada peserta seleksi yang memperoleh nilai kelulusan sama setelah integrasi nilai, maka akan ada empat hal yang perlu dipertimbangkan. Dan berikut penjelasannya:
Prinsip serta penentuan kelulusan yang pertama ialah mengurutkan nilai total hasil SKD yang lebih tinggi.
Jika nilai SKD juga masih sama, maka penentuan akhir kelulusan akan didasarkan secara urut mulai dari nilai tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensi umum (TIU), dan juga tes wawasan kebangsaan (TWK).
Sedangkan ketiga nilai TKP, TIU, dan TWK juga
masih sama, maka penentuan kelulusan akhir nanti berdasarkan pada nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) bagi yang lulusan diploma, sarjana, serta magister. Lalu untuk lulusan SMA atau sederajat akan ditentukan berdasarkan nilai rata-rata yang sudah tertulis pada ijazah.
Jika nilai IPK atau rata-rata nilai di ijazah sama, maka penentuan kelulusan ya akan didasarkan pada usia tertinggi.

Untuk tambahan informasi, pengolahan hasil seleksi CPNS tahun ini, nilai SKD mempunyai bobot sebesar 40 persen lalu nilai SKB mempunyai bobot sebesar 60 persen.

Disebutkan juga, pada hal instansi melaksanakan SKB berbasis komputer, maka hasil SKB CAT merupakan nilai utama dengan bobot serendah-rendahnya 50 persen dari bobot nilai SKB.

Sumber: Kompas.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....