Berminat Untuk Ikut Lelang Barang Rampasan KPK? Ini Syarat dan Caranya

AntariMedia.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan akan melelang barang sitaan milik terpidana kasu korupsi yang ditanganinya. Lelang akan dilakukan lewat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.


Lelang KPK tersebut kabarnya akan diselenggarakan pada tanggal 4 Desember 2018 dan akan dilakukan dengan dua cara,  yaitu dilelang langsung di Hotel Bidakara dan juga bisa lewat website DJKN ( lelangdjkn.kemenkeu.go.id ). Nantinya barang-barang yang dilelang akan terpajang di website itu.

Berdasarkan dokumen dari pengumuman lelang, jadwal penawaran akan dimulai dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Dan kemudian penetapan lelang akan dilakukan setelah itu.

Penawaran lelang akan dimulai peserta lelang set Aplikasi Lelang Email (ALE)  sampai 3 Desember 2018, pukul 23.59 waktu server ALE atau sesuai WIB.

Sebelum ikut berpatisipasi dalam lelang, terlebih dulu peminat harus membuat dulu akun guna mendaftarkan diri dalam e-auction di website lelang DJKN.

Adapun syarat dan cara mengikuti lelang barang rampasan KPK ialah sebagai berikut:

1. Lelang akan dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa adanya kehadiran peserta lelang melalui surat elektronik e-Action Closed Bidding yang bisa diakses melalui https://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id/. Tata cara untuk ikut lelang e-mail bisa dilihat di menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada laman tersebut.

2. Calon peserta lelang bisa berupa perorangan maupun badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada website lelang dengan cara mengisi data dan mengunggah salinan KTP, NPWP serta nomor rekening atas nama sendiri.

3. Calon peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diharuskan untuk mengunggah surat kuasa dari direksi, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP perusahaan yang dijadikan dalam satu file.

4. Uang jaminan lelang akan disetorkan ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat website di atas tadi kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas yang dinyatakan sudah valid.

5. Penyetoran Uang Jaminan paling lambat pada hari Senin, 3 Desember 2018 pukul 23.59 WIB.

6. Penawaran harga lelang menggunakan token yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat website di atas kepada email masing-masing peserta lelang setelah menyetor uang jaminan lelang.

7. Peserta tidak ada dalam daftar hitam atau blacklist.

8. Pemenang lelang diharuskan melunasi harga pembelian dan biaya lelang sebesar 3 persen melalui nomor VA pemenang lelang paling lambatnya lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi, uang jaminan lelang nantinya akan disetorkan ke Kas Negara.

9. Pemenang lelang akan diumumkan via e-mail masing-masing peserta.

10. Biaya balik nama barang, tunggakan pajak beserta denda-dendanya dan juga biaya-biaya resmi lainnya akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya pembeli.

Apabila ingin mengetahui detail fisik barang yang akan dilelang, peminat bisa langsung mendatangi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) yang ada di Jakarta Barat, Utara, Selatan, dan Pusat serta penyimpanan KPK yang bertempat di gedung lama.

Proses lelang akan dilakukan secara tertutup, yang mana penawar hanya bisa melihat peserta lelang lainnya setelah daftar penawaran lelang dibuka.

Sumber: Kompas.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel