Lolos Tes SKB Waktunya Menuju Ke Tahap Pemberkasan, Berikut Syarat-Syarat Pemberkasan CPNS 2018

AntariMedia.com - Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018 mendekati tahapan akhir, yakni tahap pemberkasan. 


Sejumlah instansi juga sudah mulai mengumumkan integrasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2018.

Dengan ini maka peserta yang dinyatakan sudah lolos tes SKB, maka akan lanjut ke tahap pemberkasan.

Pada umumnya, syarat pemberkasan CPNS 2018 harus melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.

Maka dari itu bagi peserta yang dinyatakan sudah lolos CPNS 2018 diharapkan untuk segera melengkapi dokumen-dokumen pemberkasan yang salah satunya adalah SKCK. Hal ini dikarenakan untuk melengkapi pemberkasan waktunya juga sangat minim yakni cuman 15 hari.

Di Dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil bagian VI poin A disebutkan:

a. Pemberitahuan peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi disampaikan melalui pengumuman yang memuat bahan kelengkapan yang harus dipenuhi sebagai syarat pengangkatan calon PNS dan jadwal kehadiran peserta seleksi yang bersangkutan pada hari, tanggal, waktu, dan tempat yang ditentukan.

b. Pengumuman sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan melalut utebsite instansi, surat kabar, papan pengumuman, danlatau bentuk lain yang memungkinkan.
c. Batas waktu untuk melengkapi persyaratan bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus dan diterima, paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada huruf a.

d. Dalam menetapkan kehadiran .untuk melengkapi berkas lamaran pengangkatan calon PNS, harus memperhitungkan letak geografis alamat peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi dan ketersediaan waktu untuk paling lambat 10 (sepuluh) hari keda setelah batas waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada huruf c.

d. Apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada huruf c dan huruf d tidak dapat dipenuhi atau tidak dapat dilengkapi, maka peserta seleksi yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi syarat.

Lalu, bagi yang masih binggung bagaimana cara mengurus SKCK?
Berapa lama masa berlaku SKCK?
Dan berikut ulasan dari admin yang mengutip dari laman TribunJabar.id mengenai cara membuat SKCK.

Pengertian SKCK

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)  adalah surat keterangan diterbitkan oleh Polri yang isinya ialah catatan kejahatan seseorang.
SKCK akan terbit guna memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau ada keperluan misalnya sebagai persyaratan.
SKCK juga ada masa berlakunya, yakni masa berlaku SKCK ialah selama enam bulan sejak  tanggal diterbitkan. Dan jika masa berlaku SKCK sudah habis maka SKCK harus diperpanjang.

Cara Membuat SKCK
  1. Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat tinggal.
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan tempat tinggal atau yang sudah tercantum di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran
  5. Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
  6. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang sudah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
  7. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.

Cara Memperpanjang SKCK
  1. Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM.
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran.
  5. Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
  6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Catatan penting, SKCK yang digunakan untuk keperluan administrasi PNS/CPNS dan pembuatan visa atau keperluan lain yang bersifat antar-negara, tidak diterbitkan oleh Polsek.

Selain itu, Polsek/Polres penerbit SKCK harus  sesuai dengan alamat KTP/SIM pemohon.

Biaya Pembuatan SKCK
Berdasarkan aturan PP No. 60 Tahun 2016 mengenai Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian akan dikenakan biaya sebesar Rp 30 ribu.

Comments

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...