Claudio Ranieri Bertekad Berikan Kekalahan Pertama Untuk Solskjaer

AntariMedia.com - Jelang laga Fulham vs Manchester United, Sabtu 9 Februari 2019 dalam lanjutan Liga Inggris. Pelatih Fulham Claudio Ranieri ingin menghadirkan merusak kemenangan berturut-turut Manchester United pasca dilatih pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikan Jose Mourinho, The Red Devils julukan Manchester United memang tampil lebih baik daripada saat ditangani Jose Mourinho.

Claudio Ranieri Bertekad Berikan Kekalahan Pertama Untuk Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer menjabat sebagai pelatih Interim Manchester United pada bulan Desember 2018, catatan manis pun mampu ia torehkan yakni pada 10 pertandingan Setan Merah mampu meraih 9 kemenangan serta 1 hasil imbang.

Manchester United di era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer memang belum mampu dikalahkan, maka dari itu dengan catatan apik itu, Claudio Ranieri ingin memberikan kekalahan pertama Solskjaer, saat Setan Merah bertandang ke markas Fulham, Stadion Craven Cottage, Sabtu 9 Februari 2019.

"MU cepat atau lambat akan mengalami kekalahan. Karena tidak ada tim yang tidak terkalahkan. Jadi kenapa MU tidak kalah di tangan kami saja akhir pekan ini?" kata  Ranieri, dikutip dari Four Four Two, Jumat (8 Februari 2019).

Pelatih berpaspor Italia tersebut juga mengakui, jika Solskjaer memang memberikan sentuhan yang berbeda bagi skuad Manchester United di atas lapangan. 

Pendekatan yang dilakukan pelatih berpaspor Norwegia itu dinilainya mampu memberikan hal yang berdeda bagi para pemain Manchester United, hal ini terbukti dengan para pemainnya yang mampu bermain lepas dan memberikan kemampuan terbaiknya tanpa ada beban maupun tekanan.

Claudio Ranieri merupakan pelatih sukses yang pernah mengantarkan Leicester City meraih juara Liga Inggris. Ranieri yang sudah tiga musim terakhir ini melatih di Inggris, menurutnya Manchester United memang selalu berada di papan atas, akan tetapi ketiga pelatih Manchester United sebelumnya kurang mengenal karakter asli para pemain Manchester United.

Untuk saat ini, posisi Fulham memang sangat jauh dari The Red Devils, Ranieri yang melatih Fulham dari bulan November 2018 masih berjuang di zona degradasi. The Cottagers julukan Fulham berada di peringkat 18 atau peringkat kedua terbawah.

Fulham hanya meraih 17 poin dari 25 pertandingan, dan mereka pun masih terpaut 7 poin dari zona aman. Pada lima pertandingan terakhir Fulham mereka hanya mampu memenangkan satu pertandingan.

Dengan catatan yang bisa dibilang kurang bagus, Claudio Ranieri tidak terlalu memikirkan hal itu. Malah ia menjadikan itu semua motivasi supaya bisa keluar dari zona degradasi.

"Fulham harus tetap berpikir positif sebelum bertanding," ujar Ranieri. (Republika)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....