Persyaratan Daftar PPPK Memberatkan Honorer K2

AntariMedia.com - Persyaratan honorer K2 untuk daftar PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dianggap cukup memberatkan. Hal ini karena masih banyak honorer K2 yang kualifikasi pendidikannya masih ada yang belum memenuhi syarat.

Persyaratan Daftar PPPK Memberatkan Honorer K2

Terlebih lagi, menurut Ketua Umum Forum Komunikasi K2 Indonesia (FKK2I) Iman Supriatna, cara pendaftaran dengan sistem online serta seleksi dengan sistem CAT (computer aassisted Test) bukan hal yang gampang bagi honorer K2 yang usianya sudah tua.

Ia juga menambahkan, seharusnya pemerintah paham jika usia honorer K2 itu rata-rata usianya di atas 40 tahun. Kalau harus ikut dengan cara sistem online apakah yakin mereka akan bisa.

"Kalau memang pemerintah dalam hal ini MenPAN-RB dan BKN ingin mengakomodir honorer K2 dalam rekrutmen PPPK harusnya syaratnya dibuat mudah. Bukannya dipersulit seperti ini," ujar Iman kepada JPNN, Jumat (8/2).

Ia juga mempertanyakan tujuan diadakan PPPK Tahap satu ini. Bukankah seharusnya mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan honorer K2. Dan jika tujuannya seperti itu seharusnya ya dipermudah, serta dibuka untuk honorer K2 lintas instansi.

Iman juga menegaskan, pemerintah tak seharusnya memaksakan honorer K2 untuk ikut tes PPPK. Terlebih lagi, Presiden Joko Widodo masih belum mencabut surat presiden (Surpres) yang menunjuk Menteri terkait yang membahas revisi UU ASN, yang diharapkan membuka pintu bagi honorer K2 sudah tua yang bisa diangkat menjadi PNS.

"Kami sudah berjuang empat tahun lebih agar UU ASN bisa direvisi. Masa gara-gara PPPK lantas kami pindah arah perjuangan jadi pegawai kontrak. Sudah saatnya pemerintah memberikan penghargaan bagi honorer yang telah mengabdikan diri pada negara lebih dari 20 tahun," tuturnya.

Ia juga mendesak pemerintah supaya menyerahkan daftar inventarisir masalah (DIM) revisi UU ASN kepada Badan Legislasi DPR RI. Karena hanya itulah solusi untuk menyelesaikan permasalahan honorer yang adil.

"Anggota kami yang maundaftar PPPK enggak banyak. Sebagian besar masih tetap fokus ingin jadi PNS," tandasnya. (JPNN.com)

Comments

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...