Sore Ini, BKN Membuka Portal Pendaftaran Honorer PPPK

AntariMedia.com - Badan Kepegawaian Negara atau BKN tengah memulai pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pada sore hari ini atau hari Jum'at 8 Februari 2019. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan berkata jika tanda pembukaan rekrutmen akan ditandai dengan adanya akses portal pendaftaran.

Sore Ini, BKN Membuka Portal Pendaftaran Honorer PPPK

"Sistem pendaftaran pegawai honorer PPPK akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional yang dapat diakses secara serentak pada Jumat, 8 Februari 2019 mulai pukul 16.00 WIB," kata Ridwan seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tempo, Kamis 7 Februari 2019.

Ridwan juga menyebutkan bahwa portal yang dimaksud ialah mengenai laman resmi BKN yang berada pada Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Portal atau laman resmi tersebut dala diakses melalui https://sscasn.bkn.go.id.

Pada sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin berkata jika pemerintahan akan merekrut 150 ribu orang dalam rekrutmen PPPK ini. Adapun formasi PPPK kali ini yang paling diutamakan ialah permasalahan usia mendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Proses rekrutmen sendiri terdiri dari pendaftaran, tes, hingga pengumuman yang akan dilangsungkan pada tanggal 8-23 Februari 2019. Pada rekrutmen PPPK tahap 1 ini yang diutamakan terlebih dulu ialah pegawai tenaga penyuluh, dosen perguruan tinggi baru, serta eks Tenaga Honorer Kategori ll (eks THK-Il) untuk jabatan guru (termasuk Guru Kementerian Keagamaan dan tenaga kesehatan.

"Selanjutnya untuk proses seleksi akan menggunakan sistem seleksi Computer Asissted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Ridwan.

Ridwan juga menjelaskan masa hubungan kerja pegawai honorer PPPK paling cepat ialah 1 tahun. Dengan catatan, perpanjangan dapat dilakukan berdasarkan pencapaian kinerja dan kebutuhan instansi sesuai Peraturan Pemerintah No. 49 Tahun 2018.

Sedangkan untuk perolehan gaji pegawai honorer PPPK pada instansi pusat akan dibebankan pada APBN. Lalu untuk pegawai honorer PPPK di instansi daerah akan dibebankan pada APBD. Nantinya
Pegawai PPPK juga akan memperoleh tunjangan yang sesuai dengan ketentuan undang-undang. (Tempo.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....