Target BKN Pegawai Honorer PPPK Mulai Bekerja Pada Bulat Maret 2019

AntariMedia.com - Badan Kepegawaian Nasional atau BKN telah menargetkan seleksi penerimaan pegawai honorer atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan rampung sebelum bulan Maret 2019, serta mulai dinas pada instansi masing-masing.

Target BKN Pegawai Honorer PPPK Mulai Bekerja Pada Bulat Maret 2019


"Diharapkan sebelum Maret proses seleksi sudah selesai," ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan saat dihubungi, Selasa 11 Feburari 2019.

Ridwan berkata, untuk saat ini pendaftaran PPPK masih dibuka sampai tanggal 16 Februari mendatang. Pendaftaran sendiri sudah mulai dibuka sejak hari Jum'at pekan lalu dengan mendaftar pada laman https://sscasn.bkn.go.id.

Ridwan juga menambahkan, Lembaga dan instansi yang terkait akan memverifikasi serta mengumumkan hasil seleksi administrasi tersebut. "Nanti akan diumumkan oleh lembaga dan instansi masing-masing," katanya.

Ridwan juga melanjutkan bahwa pelamar yang dinyatakan sudah lulus akan memiliki hak untuk mengikuti seleksi kompetensi tes Computer Assisted Test atau CAT yang meliputi seleksi manajerial, teknis, dan sosio kultural. Tes CAT sendiri akan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 23 hingga 24 Februari 2019.

Menurut Ridwan, bagi peserta yang sudah lulus seleksi kompetensi berarti berhak untuk diterima sebagai PPPK. "Bulan Maret diharapkan bagi yang diterima sudah bisa mulai bertugas sebagai PPPK," ujarnya.

Untuk seleksi kali ini para pelamar wajib memiliki persyaratan tertentu. Misal seperti, pendaftar formasi penyuluh pertanian paling mentok harus memiliki usia 1 tahin sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang akan dilamar.

Untuk masalah usis, data para pelamar nantinya akan disinkronkan ke database pegawai milik BKN supaya tidak melanggar aturan. "Penyuluh pertanian juga harus mempunyai kualifikasi pendidikan minimal SMK bidang Pertanian atau SLTA plus sertifikasi di bidang pertanian," kata Ridwan.

Sedangkan untuk posisi jabatan guru di lingkungan Pemerintah Daerah, pendaftar harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1. Status pelamar juga harus masih aktif dalam mengajar sampaat saat ini. Mengenai syarat ini, lebih jauh bisai dilihat melalui laman http:/ /info.gtk.kemdikbud.go.id.

Sedangkan untuk posisi tenaga kesehatan syaratnya harus mempunyai kualifikasi pendidikan minimal D-III bidang kesehatan. Pelamar pegawai honorer juga harus memiliki STR yang masih berlaku dan bukan STR internship. Pengecualian syarat tersebut untuk bidang Epidemiolog, Entomolog, Administrator Kesehatan dan Pranata Laboratorium Kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan D-lll/S-l Kimia/Biologi.

Menurut Ridwan, pada rekrutmen PPPK kali ini pemerintah akan mengutamakan beberapa jabatan. "Pemerintah mengutamakan pegawai tenaga penyuluh, dosen perguruan tinggi baru, serta eks Tenaga Honorer Kategori ll (eks THK-Il) untuk jabatan guru (termasuk Guru Kementerian Keagamaan) dan tenaga kesehatan," katanya. (Tempo.co)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....