Besaran Gaji PNS Kemenkumham untuk Lulusan SMA & Sarjana Terbaru Tahun 2019


AntariMedia.com - Pemerintah lewat Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dikabarkan akan segera membuka lowongan CPNS 2019.


MenpanRB, Syafruddin juga sudah menerbitan surat mengenai Pengadaan ASN 2019.

Surat Menteri Syafruddin bernomor B/617/M.SM.01.00/2019 itu telah ditandatangi sejak 17 Mei 2019 yang sifatnya segera.

Melihat dari penerimaan CPNS 2018, Kemenhumkan merupakan salah satu instansi yang paling banyak diminati saat pendaftaran.

Hal ini karena banyaknya formasi untuk lulusan SMA di Kemenkumham pada CPNS 2018.

Formasi untuk lulusan SMA di CPNS Kemenkumham sebagian besar ada pada lowongan sipir penjara. 

Nah, kali ini pada CPNS 2019 pun Kemenkumham akan membuka lowongan sipir lagi bagi lulusan SMA. Diklaim jumlahnya pun dipastikan semakin banyak. 

Dan kini bocoran gaji yang diterima oleh PNS Kemenkumham lulusan SMA di tahun 2019 pun sudah banyak tersebar.
Ternyata seorang sipir lulusan SMA setiap bulan akan mendapat gaji pokok sebesar 1,9 juta. 

Sementara itu akan ditambah dengan uang makan Rp 350 ribu yang mana sebulan bisa memperoleh Rp 900 ribuan sebulan. Lalu ditambah lagi dengan tunjangan jabatan golongan 5 untuk PNS golongan 2a (lulusan SMA) yang totalnya sebesar Rp 3,1 juta.

Dan itu artinya PNS Kemenkumham lulusan SMA akan mendapatkan gaji sebesar Rp 5,9 juta di tiap bulannya.

Sedangkan bagi lulusan S-1 pastinya akan mendapatkan gaji lebih besar, yaitu bisa mencapai Rp 8-9 juta di tiap bulannya.
Hal ini dikarenakan tunjangan jabatannya sekitar Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta.

Jadwal CPNS 2019
Pemerintah sendiri dikabarkan akan membuka kembali lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. 

Totalnya ada 100.000 lowongan untuk CPNS 2019. Hal itu sudah diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi - Menpan RB Syafruddin usai acara Musrembangnas, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

"Itu nanti untuk triwulan ketiga 2019," ujarnya kepada wartawan.

Ketika ditanya kapan pastinya pembukaan CPNS 2019 akan dilakukan, Syafruddin mengatakan kemungkinan jadwal pembukaan CPNS akan dibuka pada bulan pada Oktober 2019.

Meskipun begitu, mantan Wakapolri itu menuturkan, penarikan CPNS 2019 akan tetap mengutamakan para guru honorer.

Adapun pada Juni 2019, Syafruddin juga mengungkapan akan membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K/PPPK.

Siapkan Dokumen dari Sekarang
Bagi Anda yang telah memenuhi syarat sebaiknya terlebih dahulu menyiapkan dokumen CPNS 2019.

Pemerintah RI melalui Kemenpan RI telah mengumumkan Tahun 2019 ini akan kembali dibuka pendaftaran CPNS 2019.
Kurang lebih 100 ribu Formasi akan dibuka. Perhatikan Jadwal, Formasi dan dokumen dari KemenpanRB.

"Mungkin sama dengan tahun lalu (kira-kira), Oktober atau November," kata Syafruddin saat sesi konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Mantan Wakapolri ini juga memastikan jumlah formasi sebanyak 100 ribu formasi.

Selain CPNS, pemerintah juga akan menarik 150 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dalam dua tahap pada 2019.

4 Dokumen Wajib CPNS 

Jika melihat pembukaan CPNS 2018 tahun lalu, pelamar CPNS akan dimintai menyiapkan berkas dokumen lebih awal.
Dokumen yang dibutuhkan masih menunggu konfirmasi lanjut dari pemerintah.
Tetapi jika melihat pada penerimaan CPNS 2018, berikut beberapa dokumen yang wajib disiapkan merangkum dari tribunbatam.id.
Untuk tenaga profesional, persyaratan maupun dokumen yang harus dipersiapkan adalah sebagai berikut:
  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
  3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
  4. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III serta SMA/sederajat ialah:
  1. Materai Rp 6.000
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi ijazah/STTB
  4. Fotokopi ijazah SD
  5. Fotokopi ijazah SLTP
  6. Fotokopi ijazah SLTA.


Pengalaman CPNS 2018 Resmi Dibuka Juli
Melihat kilas balik ke Pendaftaran CPNS 2018, pemerintah sudah resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Merangkum dari tribunbatam.id, pendaftaran bisa dilakukan pada situs https://sscn.bkn.go.id.

Ada pun, jadwal pembukaan pendaftaran CPNS tergantung pada tiap masing-masing instansi melalui situs SSCN.

Instansi yang bisa dipilih ialah instansi yang formasinya telah direkam SSCN dan sudah diverifikasi oleh BKN.
Untuk instansi yang belum diverifikasi oleh BKN dan belum direkam dalam SSCN, pilihan instansi belum bisa muncul dan belum bisa dipilih oleh pelamar.

Tetapi, mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui syarat-syarat yang harus dipenuhi saat mendaftar CPNS 2018.
BKN mengumumkan persyaratan dasar bagi melamar CPNS, melalui rilisan resminya pada hari Senin (17/9/2018) malam, yang diterima Tribunnews.com.

Sesuai Ayat (1) Pasal 23 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 11 Tahun 2017, pada prinsipnya setiap warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi PNS, sepanjang memenuhi 10 (sepuluh) persyaratan sebagai berikut:
  1. Usia paling rendah 18 (delapan belas)
  2. tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar. 
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih. 
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta. 
  5. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. 
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai atau terlibat politik praktis.
  7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan. 
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar. 
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah dan
  10. Persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).


10) Persyaratan tambahan untuk masing-masing formasi ditentukan oleh PPK K/L/D.
Namun demikian, batas usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yakni Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun dapat dikecualikan bagi Jabatan tertentu yang ditetapkan Presiden, yaitu paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.

Pada rekrutmen CPNS 2018, pemerintah membuka 238.015 formasi yang tersebar untuk instansi pusat dan daerah. (TribunBatam.id)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....