BKN Masih Belum Bisa Memastikan Tanggal Penerimaan Seleksi CPNS dan PPPK

AntariMedia.com - Masyarakat dihimbau untuk bersabar menunggu pengumuman resmi pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019. Karena hingga saat ini masih belum ada kepastian mengenai tanggal penerimaan para Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut.


Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan mengatakan jika banyak sekali faktor yang berada di luar kendali Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang merupakan penentu bagi penerimaan CPNS dan PPPK yang akan dibuka.

"Itu tanggalnya belum. Karena banyak sekali faktor yang harus dilihat dan itu berada di luar Panselnas," ujar dia di Jakarta, Minggu (23/6/2016).‎

Salah satu faktornya, jelas Ridwan adalah soal pengajuan kebutuhan pegawai dari masing-masing kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (Pemda).

"Misalnya, 623 K/L dan pemerintah daerah itu harus memasukan kebutuhan pegawainya pada minggu ke-2 bulan ini, saya belum tahu sampai minggu ke-3 sekarang apakah sudah 623 atau baru 326. Jadi banyak sekali faktor di luar Panselnas yang sangat teknis. Panselnas bukan satu-satunya pemilik proses dari seleksi CPNS ini," jelas dia.

Meskipun begitu, Ridwan juga menambahkan, jika nantinya Panselnas sudah siap untuk menggelar seleksi penerimaan CPNS dan PPPK dan juga sudah ditentukan tanggal pembukaan penerimaannya, maka akan segera diumumkan secara luas kepada masyarakat.

"Itu yang menyebabkan belum ada tanggal atau rundown yang sangat detail. Tetapi begitu ada dari Panselnas keluar, pasti dari Menteri PANRB, Kepala BKN itu akan menyampaikan secara terbuka. Mungkin melalui konferensi pers," jelasnya.

Jangan Sampai Tertipu, Kenali Dahulu Ciri-Ciri Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Menanggapi beredarnya beberapa berkas palsu seperti Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga sudah melayangkan klarifikasi melalui pemberitaan resminya di website dan juga media sosial milik BKN.

Kepala Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, ada sejumlah ciri umum yang harus diketahui oleh masyarakat luas supaya tak terjebak sebagai korban palsu mengenai pengangkatan CPNS.

"Sebagai instansi yang namanya kerap digunakan dalam tindakan pemalsuan dokumen maupun penyebaran informasi palsu (hoaks), khususnya CPNS, berikut kami sampaikan ciri umum yang perlu diketahui publik," tuturnya, Sabtu (22/6/2019).

Adapun beberapa ciri-ciri berkas palsu yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

Pertama, SK CPNS Diterbitkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi masing-masing, bukan atas nama dari Kepala BKN. Itu artinya dalam hal ini BKN hanya mengeluarkan Pertimbangan Teknis (Pertek) yang bertanda tangan digital (digital signature), kecuali untuk SK CPNS di lingkungan BKN.

Perlu diketahui juga penyampaian dokumen Pertek hanya dilakukan antara Panitia Seleksi CPNS Nasional (Panselnas) kepada Panitia Seleksi Instansi termasuk Pemerintah Daerah, jadi peserta tidak akan menerima berkas Pertek.

Hati-Hati Hoaks, Cermati Informasi yang Benar Soal Lowongan CPNS 2019

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghimbau kepada masyarakat supaya lebih cermat lagi saat menerima informasi terkait Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sebab, di era digital seperti saat ini, banyak sekali informasi tentang penerimaan CPNS, hasil seleksi serta pengangkatan CPNS yang tidak benar alias hoaks.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan mengatakan terkait informasi penerimaan CPNS misalnya, sampai saat ini Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) belum mengumumkan pembukaan pendaftaran dan seleksi CPNS. Oleh karena itu, informasi yang menyebutkan jika penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019 sudah dibuka dipastikan adalah berita hoaks.

"Sampai detik ini Panselnas belum mendapatkan arahan detail kapan penerimaan ASN baik itu PPPK dan CPNS," ujar dia di Kantor BKN, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Menurut Ridwan, saat ini modus penipuan terkait dengan CPNS juga semakin marak dan baru, salah satunya ialah dengan memuat kata-kata Calon ASN (CASN). Namun jika kata-kata tersebut muncul dalam pengumuman CPNS atau PPPK, hal ini dipastikan bentuk penipuan.

"Modusnya pakai regulasi yang terkini. Kalau 4 tahun lalu kan tidak ada istilah ASN. Sekarang ada yang sebut CASN, itu tidak ada, tdk ada CPPPK. Kalau dia menyebut itu, dipastikan itu palsu," jelas dia.

Ridwan mengatakan, jika masyarakat ingin mencari informasi seputar CPNS dan PPPK, maka lebih baik melalui saluran resmi milik pemerintah seperti situs dengan domain go.id.

"Di website, sumber informasi hanya yang domainnya go.id, karena itu punya pemerintah. Kalau informasinya sudah ada, instansi wajib umumkan di website-nya masing-masing," jelasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel