Nasib Honorer K2 yang Lulus Seleksi PPPK Masih Belum Jelas Telah Terungkap

AntariMedia.com - kurang lebih ada sekitar 50 ribuan honorer K2 yang lulus PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap I yang sampai kini belum jelas nasibnya. Jangankan untuk mengantongi NIP PPPK, proses pemberkasan pun belum juga dilakukan.


Daerah pun beralasan belum adanya petunjuk teknis maupun pelaksanaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebaliknya pusat pun juga mengatakan, prosesnya merupakan tanggung jawab daerah. BKN hanyalah memproses usulan pemberkasan dari daerah.

Tarik ulur tersebut akhirnya terjawab. Ternyata, proses pemberkasan belum bisa dijalankan karena masalah anggaran.

Rata-rata daerah, alokasi belanja pegawai bila ditambah dengan angaran gaji PPPK hasil rekrutmen tahap I, telah melebihi 50 persen APBD. Sedangkan ketentuannya, belanja pegawai harus di bawah 50 persen.

"Nanti pada waktunya akan ada arahan dari menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (MenPAN - RB) dan kepala BKN bagaimana penyelesaian hasil rekrutmen PPPK tahap I. Sebab, ketika NIP ditetapkan otomatis daerah sudah harus memproses SK sebagai awal perhitungan gaji," tutur Karo Humas BKN Mohammad Ridwan kepada JPNN, Jumat (26/7).

Ia juga mengungkapkan, saat ini masalah utamanya ialah banyaknya daerah yang alokasi belanja pegawainya di APBD melebihi 50 persen jika gaji PPPK ikut dimasukkan.

Permasalahan ini akan diselesaikan sebaik-baiknya. Yang terpenting, pelayanan dasar (kesehatan dan pendidikan) janganlah sampai terganggu karena adanya masalah pemberkasan.

"Pemerintah harus melihat semua hal. Jika jadi ASN tapi tidak digaji APBD, tentu akan menimbulkan masalah baru. Mohon honorer K2 bersabar dan tetap semangat," tandasnya. (JPNN.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel