PNS yang Pindah Ke Ibu Kota Baru Hanya Mendapatkan Rumah Dinas

AntariMedia.com - Pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN yang pindah ke ibu kota baru negara di Kalimantan Timur bakal disediakan fasilitas rumah oleh pemerintah. Pemerintah kabarnya yang akan membangun rumah tersebut. Tetapi pemberian rumah tersebut tidak bersifat permanen.



Ketua Tim Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara dari Bappenas Imron Bulkin berkata, rumah yang telah disediakan oleh pemerintah untuk PNS hanyalah selama mereka menjabat sebagai aparatur pemerintah.

"Misalnya menggunakan rumah dinas padahal sudah pensiun, nah itu nggak bisa," katanya saat berbincang dengan detikFinance beberapa waktu lalu.

Hal itu, lanjutnya mengacu pada aturan yang berlaku secara nasional, yang mana PNS harus meninggalkan rumah dinas ketika sudah pensiun.

"Common sense saja, kan kebijakan PNS itu harus mengikuti standar nasional kan. Kalau PNS yang ada di ibu kota situ juga tidak terkecuali kan. Jadi kita menggunakan prosedur yang berlaku secara nasional," jelasnya.

Jadi nantinya rumah dinas yang sudah ditinggalkan oleh PNS yang pensiun dapat ditempati oleh pegawai baru di pemerintah pusat. Karenanya silih berganti PNS yang pensiun pasti akan digantikan pula oleh PNS yang baru.

"Iya seperti kebijakan penggunaan perumahan dinas kan," tambahnya.

Sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel