Agar Lolos CPNS 2019? Ikuti Saja Simulasi SKD Pada Situs BKN


AntariMedia.com - Pemerintah segera membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Rencananya pengumuman seleksi CPNS dimulai pada 25 Oktober 2019.

Terkait ini, Kepala Subbidang Pengelolaan Aplikasi Sistem Seleksi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Efni Surayadi meminta masyarakat memanfaatkan aplikasi resmi milik pemerintah untuk berlatih soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Efni mengatakan, selain gratis dan juga mudah diakses, soal-soal yang ada juga resmi dari bank soal BKN.

“Tentu sah-sah saja apabila masyarakat ingin melakukan simulasi soal SKD di banyak tempat. Namun, BKN tidak menjamin kualitasnya,” ujar dia seperti mengutip laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Rabu (16/10/2019).

Menurut Efni, untuk saat ini BKN hanya memfasilitasi simulasi soal SKD seleksi CPNS melalui website yang bisa diakses melalui alamat cat.bkn.go.id.

Terakhir, Efni berkata jumlah kuota maksimal yang bisa mendaftar pada simulasi soal SKD yang ada di website cat.bkn.go.id sebanyak 1.500 orang per hari.

“Memang dibatasi pendaftarnya per hari. Hal itu untuk memastikan pengalaman akses yang baik. Akan tetapi, jumlah akses untuk mengikuti simulasi soal SKD tidak dibatasi. Masyarakat bisa mencobanya kapan pun dan di mana pun,” pungkas Efni.

Hati-Hati Penipuan

BKN juga menghimbau kepada masyarakat untuk L berhati-hati akan berbagai modus penipuan yang dilakukan oleh sejumlah oknum menjelang dibukanya pendaftaran seleksi CPNS 2019.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan. Ia mengatakan tingginya animo masyarakat untuk menyambut dibukanya pendaftaran seleksi CPNS sering dimanfaatkan oleh oknum untuk memperoleh keuntungan.

“Jenis penipuan yang kerap ada selama ini beragam, mulai dari Surat Keputusan (SK) palsu hingga simulasi soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mengatasnamakan BKN,” jelas dia.

Oleh karena itu, Ridwan berharap kepada masyarakat semakin pintar dalam menyaring informasi resmi. Informasi resmi seputar penerimaan seleksi CPNS pastinya hanya ada di kanal resmi milik pemerintah, yaitu website berdomain go.id serta media sosial yang sudah terverifikasi.

Sumber: Liputan6.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel