7 Fakta Penyakit Hepatitis A dan Cara Menghindari Virusnya


AntariMedia.com - Hepatitis A adalah penyakit yang bisa menjangkiti masyarakat karena kurangnya perhatian pada kebersihan dan sanitasi lingkungan. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menilai peningkatan jumlah kasus pada satu tempat diduga bersumber pada makanan dan minuman yang menjadi sumber penularan virus tersebut. Salah satunya kebersihan di lingkungan sekolah.

“Food safety memang masalah utama baik di sekolah maupun di masyarakat kita. Penjualan makanan khususnya kaki lima kadang kala kurang peduli dengan keamanan pangan yang disajikan. Untuk mencuci bekas makan piring, sendok hanya dengan menggunakan 2 ember dan lap yang dipakai berulang-ulang,” tegasnya, Senin (25/11).

Menurutnya pengawasan harus dilakukan terus menerus dengan melibatkan semua pihak khususnya pihak sekolah dan juga siswa melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). “Pengalaman klinis saya jumlah kasus akan meningkat di akhir kemarau dan di masa awal musim hujan seperti saat ini,” ujarnya.

Beberapa fakta yang harus diketahui seputar penyakit ini akan membuat masyarakat lebih memahami dan teredukasi supaya tidak terserang hepatitis A.

Fakta 1 : Apa Itu Hepatitis A?
Hepatitis A adalah infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A. Virus ini ditularkan melalui makanan dan minuman dan juga melalui kontak langsung. Berhubungan seksual juga bisa menjadi penyebab tertular Hepatitis A jika melakukan seksual secara anal atau oral. Virus ini terdapat pada feses pasien yang terinfeksi. Oleh karena itu, makanan dan minuman menjadi media utama penyebab penularan infeksi ini.

Fakta 2 : Gejala Awal Hepatitis A
Pasien dengan hepatitis A, biasanya datang sudah dengan gejala kuning dan buang air kecil seperti air teh. Gejala yang timbul bisa ringan sampai berat, bahkan dapat menyebabkan kematian. Pasien juga umumnya mengalami gejala flu, sakit-sakit badan, mual dan kadang disertai muntah, nafsu makan menurun dan lemas. Pasien juga merasakan nyeri di perut kanan atas karena memang pasien dengan infeksi hepatitis A yang meradang adalah livernya yang sebagian besar berada di perut kanan atas.

Fakta 3 : Deteksi Hepatitis A
Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar bilirubin. Pemeriksaan antibodi terhadap virus hepatitis A (anti HAV) memastikan bahwa seseorang tersebut terjangkit infeksi hepatitis A. Masa inkubasi yaitu masa masuknya penyakit sampai timbul gejala berlangsung antara 14-28 hari.

Fakta 4 : Pengobatan Hepatitis A
Penyakit ini bisa sembuh total dan yang penting pasien harus istirahat total. Obat-obat yang diberikan sifatnya hanya menghilangkan gejala yang muncul misal, jika diare diberikan obat anti diare, kalau mual diberikan anti mual jika demam diberikan obat anti demam jika lemas diberikan vitamin dan asupan makannya diperhatikan. Obat suplemen hati kadang kala diberikan untuk mengurangi peradangan hati yang terjadi.

Fakta 5 : Penanganan Pasien Hepatitis A
Pasien memang perlu diisolasi dan jangan tidur sekamar dengan orang sehat. Di RS pun biasanya pasien tidur hanyak sendiri di kamar dan dipisah dengan pasien lain. Sebagian pasien memang tidak perlu dirawat tetapi jika pasien mengalami mual dan muntah dan tidak mau makan sebaiknya memang dirawat untuk mendapat infus cairan dan makanan.

Fakta 6 : Bedanya dengan Hepatitis B
Hepatitis A tidak bisa menjadi Hepatitis B karena virus penyebabnya berbeda. Oleh karena itu, mereka yang pernah divaksin Hepatitis B tidak menjamin bakal terlindung dari infeksi virus Hepatitis A. Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami 2 macam infeksi yaitu infeksi virus B dan juga A.

Fakta 7 : Pencegahan Hepatitis A
Pencegahan yang terpenting adalah hidup sehat dengan makan yang teratur dan cukup gizi, istirahat cukup dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran. Cuci tangan pakai sabun yang rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, apalagi penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman. Khusus untuk yang mengurus orang sakit dengan Hepatitis A harus menjaga daya tahan tubuhnya dengan baik kalau perlu dengan mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral.

Vaksinasi Hepatitis virus A sebaiknya diberikan bagi orang yang memang akan berkunjung pada daerah yang sedang terjangkit KLB (Kejadian Luar Biasa) atau wabah 2 minggu sebelum berada di lokasi terjadinya KLB.

Sumber: JawaPos.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel