Kronologi Manchester City Dilarang Tampil di Liga Champions


AntariMedia.com - Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) memberi hukuman kepada Manchester City dengan melarang tampil di Liga Champions 2020-2021 dan 2021-2022. Klub tersebut dinyatakan bersalah imbas dari pelanggaran serius yang dilakukan Manchester City dalam peraturan Financial Fair Play (FFP).

Pelanggaran Manchester City sejatinya mulai tercium sejak 5 November 2018 ketika media Jerman yakni Der Spiegel mengklaim The Citizens dan sponsornya (Etihad) memanipulasi kontrak. Menurut laporan Der Spiegel, Manchester City hanya menerima 8 juta pounds (Rp143 miliar) saat menjalin kerja sama dengan maskapai asal Uni Emirat Arab, Etihad.

Akan tetapi, dalam laporan keuangan yang mereka buat, Manchester City mendapatkan 67,5 juta pounds (Rp1,2 triliun) dalam kesepakatan tersebut. Kabarnya, sisa dana 59,5 juta pounds tidak didapatkan Manchester City dari Etihad, melainkan dari pemilik mereka yakni Sheikh Mansour. Hal itu dilakukan Manchester City agar seakan-seakan pendapatan mereka besar dan terhindar dari FFP.

Pada Maret 2019 UEFA mulai melakukan penyelidikan terhadap Manchester City soal kemungkinan pelanggaran tersebut. Pada 13 Mei 2019, Badan Pengawas Keuangan Klub Eropa (CFCB) menuntut Manchester City dijatuhi hukuman larangan tampil di Liga Champions setidaknya satu musim.

Tetapi, beberapa hari berselang, Manchester City menyatakan keberatan terhadap hukuman tersebut. Hingga akhirnya pada Juni 2019, Manchester City mengajukan banding ke Badan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk menentang keputusan UEFA terkait hukuman yang diberikan tersebut.

November 2019, Manchester City gagal meminta CAS untuk menghentikan penyelidikan UEFA. Imbas dari penyelidikan yang berlanjut, pada 12 Februari 2020 CAS menerbitkan dokumen yang menunjukkan Manchester City telah melakukan pelanggaran FFP.

Selang dua hari, Manchester City langsung dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius terhadap peraturan FFP soal lisensi klub. Akibatnya, Manchester City pun mendapat hukuman larangan tampil di Liga Champions yang terhitung sejak 2020-2021 hingga 2021-2022. Rasa kecewa pun dimiliki Manchester City yang kemudian mengajukan banding ke CAS atas hukuman tersebut.

Berikut kronologi Manchester City dilarang tampil di Liga Champions:

- 5 November 2018: Media Jerman Der Spiegel mengklaim Man City melanggar FFP karena memanipulasi dana sponsor.

- Maret 2019: UEFA mulai melakukan penyelidikan.

- Mei 2019: CFCB menuntut Man City dilarang tampil di Liga Champions satu musim.

- Juni 2019: Man City mengajukan banding ke Badan Arbitrase Olahraga.

- November 2019: Man City gagal dalam banding dan meminta menghentikan penyelidikan UEFA.

- 12 Februari 2020: UEFA menerbitkan dokumen atas pelanggaran yang dilakukan Man City.

- 14 Februari 2020: UEFA menyatakan Man City melakukan pelanggaran FFP dan dilarang tampil di Liga Champions 2020-2021 dan 2021-2022.

Sumber: https://bola.okezone.com/amp/2020/02/15/261/2168856/kronologi-manchester-city-dilarang-tampil-di-liga-champions?page=2

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
.....Klik 2x (Close).....