-->

Adebayor Pamer 9 Mobil Mewah, Tolak Beri Sumbangan untuk Perangi Covid-19, Berapa Kekayaannya?

Adebayor Pamer 9 Mobil Mewah, Tolak Beri Sumbangan untuk Perangi Covid-19, Berapa Kekayaannya?

AntariMedia.com - Pesepak bola asal Togo, Emmanuel Adebayor, membuat sensasi dengan memamerkan sembilan mobil mewah miliknya setelah menolak memberikan bantuan untuk memerangi pandemi virus corona di negaranya.

Adebayor memamerkan mobil-mobil mewah di garasi rumahnya di Togo, Afrika, melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Melalui video yang diberi judul "Team_Adebayor" itu, sang pesepak bola berharap bisa menjadi inspirasi bagi orang lain untuk bekerja keras meraih kesuksesan dalam hidup mereka.

Mantan bintang Tottenham Hotspur dan Manchester City itu mengawali video tersebut dengan memamerkan mobil Rolls Royce.

Kemudian, Adebayor juga memperlihatkan mobil-mobil yang lebih mahal, termasuk empat Mercedes Benz, dua Porsche, serta sebuah BMW dan Range Rover.

Unggahan tersebut disertai keterangan: "#MondayMotivation Video ini bukan pesan untuk memberi tahu Anda 'SEA telah membuatnya', melainkan untuk mengatakan 'Anda dapat melakukannya juga!' Yang perlu Anda lakukan adalah percaya pada diri sendiri dan tetap bekerja bahkan ketika tidak ada yang melihat. Tandai teman yang perlu melihat ini."

Deretan mobil mewah tersebut tentu bukan hal mengejutkan bagi Adebayor yang termasuk dalam deretan pesebak bola terkaya di Afrika.

Berdasarkan data yang dilansir Forbes pada 2012 lalu, Adebayor berada di peringkat ketiga dalam daftar pesepak bola Afrika dengan gaji tertinggi.

Dia berada di belakang Yaya Toure dan Samuel Eto'o. Bukan hanya itu, Adebayor juga menduduki peringkat ke-12 dalam daftar pesepak bola dengan gaji tertinggi di dunia versi Forbes pada 2012 lalu.

Saat itu, Adebayor menerima gaji mencapai 16,7 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 251 miliar dari Tottenham Hotspur.

Selama 2012 saja, Adebayor diyakini telah menghasilkan uang 15,4 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 231,5 miliar.

Penghasilan itu mencakup dari gaji serta nilai transfer Adebayor dari Manchester City ke Tottenham Hotspur.

Transfer Adebayor dari Man City ke Spurs dilaporkan bernilai hingga 7,2 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 108,2 miliar.

Ketika masih membela Manchester City, Adebayor bahkan telah menghasilkan lebih banyak uang, yakni mencapai 175.000 poundsterling (sekitar Rp 3,338 miliar) per pekan.

Nama Adebayor mulai moncer sejak didatangkan Arsenal dari AS Monaco dengan nilai transfer 11,3 juta dollar Amerika Serikat (Rp 169,8 miliar) pada 2006.

Setelah tiga tahun membela Arsenal, Adebayor lalu dijual ke Manchester City dengan nilai transfer fantastis, yakni mencapai 37,7 juta dollar AS (Rp 566, 7 miliar).

Menurut Forbes, Adebayor terikat kontrak lima tahun bersama Man City dengan gaji tahunan mencapai 12 juta dollar AS (Rp180,3 miliar). Adebayor sempat dipinjamkan Man City ke Real Madrid dan Spurs pada 2011-2012.

Striker yang kini telah berusia 36 tahun itu kemudian dipermanenkan Tottenham pada 21 Agustus 2012.

Setelah kontraknya di Spurs habis, Adebayor sempat menganggur sebelum akhirnya berlabuh ke Crystal Palace pada 26 Januari 2016.

Nilai pasar Abebayor terus menurun, tapi dia masih bertahan menjadi pesepak bola profesional dengan berpindah-pindah klub, mulai dari Istanbul Basaksehir Turki (2017-2019), Kayserispor (2019), hingga kini di tim Paraguay, Olimpia.

Berdasarkan data transfermakt.com, nilai pasar Adebayor kini hanya 550.000 euro atau setara Rp 8,96 miliar.

Kendati demikian, Adebayor diyakini masih cukup kaya untuk memiliki koleksi mobil-mobil mewah yang baru-baru ini dia pamerkan.

Akan tetapi, aksi pamer mobil tersebut menuai kontroversi karena diunggah beberapa hari setelah Adebayor menolak memberikan bantuan untuk memerangi pandemi Covid-19 di negaranya.

Padahal, Togo termasuk negara yang terdampak virus mematikan tersebut.

Sejauh ini, Togo memberikan konfirmasi ada 124 kasus positif Covid-19 dengan sembilan orang telah meninggal dunia.

"Bagi Anda yang mengatakan saya tidak menyumbang, biarkan saya membuatnya sangat jelas, saya tidak menyumbang. Ini sangat sederhana," ujar Adebayor dalam video Facebook Live, seperti dilansir Marca.

"Saya melakukan apa yang saya inginkan dan makan apa yang saya inginkan.

Nantinya, akan ada orang yang akan mengkritik saya karena fakta bahwa saya tidak memberikan sumbangan di Lome (ibukota Togo)."

Terlepas dari pernyataannya soal Covid-19, Adebayor sebenarnya termasuk sosok yang dermawan.

Jauh sebelum ini, dia pernah terlibat dalam aksi kemanusiaan karena berkomitmen meningkatkan taraf hidup anak-anak.

Pada 2017, Adebayor mengatakan bahwa dia akan mendukung 90 anak di Togo secara finansial selama satu tahun penuh.

Dia pun melakukan tur keliling negara dan mengunjungi kota-kota seperti Kara, sebuah tempat di utara Togo.

Di sana, Adebayor terlibat dalam sebuah pertandingan dan memberikan sumbangan makanan serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak miskin.

Emmanuel Adebayor Dituduh Sebagai Penyebar Virus Corona di Togo


Mantan penyerang Arsenal dan Real Madrid, Emmanuel Adebayor, dituduh sebagai penyebar virus corona di Togo.

Tuduhan itu tak lepas dari kritikan yang menimpa Adebayor karena tak mendirikan yayasan sejak kemunculan wabah Covid-19.

Awalnya, Adebayor sempat disinggung mengikuti jejak Didier Drogba dan Samuel Eto’o untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mengatasi virus corona.

Namun, Adebayor enggan disamakan dengan dua legenda sepak bola Afrika yang gencar mengkampanyekan pencegahan Covid-19 tersebut.

Ia menegaskan akan memberikan donasi jika itu adalah keinginannya dan bukan karena paksaan orang lain.

"Saya dibandingkan dengan Drogba dan Eto'o, saya bukan keduanya," ucap Adebayor seperti dikutip BolaSport dari ESPN.

"Saya adalah Emmanuel Sheyi Adebayor dan bebas melakukan apa yang saya inginkan."

"Tentu akan selalu ada orang yang mengkritik, karena saya tidak memiliki yayasan amal di Lome," imbuhnya.

Lebih lanjut, selain dikritik karena tidak mendirikan yayasan di negara asalnya, Emmanuel Adebayor juga disebut sebagai penyebar virus corona.

Hal itu tak lepas dari sosoknya yang kini berkarier di Liga Paraguay membela klub Olimpia.

"Saya jelaskan, Saya tidak memberi donasi. Hal itu sangat sederhana," ujar Adebayor.

"Sama seperti mereka yang percaya kalau saya pembawa virus corona ke Lome (Togo), tentu sangat disayangkan.

"Akan tetapi, itulah yang terjadi dan seperti itulah negara ini," imbuhnya.

Emmanuel Adebayor pun menjelaskan alasan dirinya tak membuat yayasan amal di negara asalnya.

"Mereka mengatakan saya tidak pernah melakukan amal, ya Tuhan, kenapa kalian bertanya seperti itu?" kata Adebayor.

"Saya melakukan apa yang saya inginkan, bukan mewujudkan permintaan orang-orang.

"Berapapun uang yang Anda miliki, gunakan sesuai keinginan Anda, itu sangat mudah," imbuhnya.

Sumber: serambinews.com

Posting Komentar