Alasan Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Molor dari Jadwal 26 Mei, Masih Ada 27 Gelombang

Alasan Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Molor dari Jadwal 26 Mei, Masih Ada 27 Gelombang

AntariMedia.com - Terungkap alasan pendaftaran kartu Pra Kerja gelombang 4 di www.prakerja.go.id molor dari jadwal semula 26 Mei 2020.

Namun, jangan khawatir pendaftaran kartu Pra Kerja akan terus dibuka, bahkan mencapai 30 gelombang hingga akhir tahun 2020.

Saat ini program kartu Pra Kerja baru membuka pendaftaran 3 gelombang.

Seperti diketahui, kartu Pra Kerja awalnya adalah janji kampanye Presiden Jokowi untuk mempersiapkan calon pekerja andal.

Namun, program kartu Pra Kerja kemudian dimodifikasi menjadi progam semi bantuan langsung tunai (BLT) menyusul  terjadinya pandemi Virus Corona atau COVID-19.

Pemerintah rencananya mulai membuka pendaftaran kartu Pra Kerja gelombang 4 pada hari ini, Selasa (26/5/2020).

Kendati demikian hingga siang, pendaftaran belum bisa dilakukan oleh peserta di www.prakerja.go.id.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky, menjelaskan sesuai rencana awal memang pendaftaran gelombang 4 mulai dibuka tanggal 26 Mei 2020.

Namun, pihaknya masih melakukan proses evaluasi di gelombang sebelumnya.

"Rencananya demikian (pendaftaran kartu Pra Kerja gelombang 4 dibuka hari ini). Namun saat ini Komite Cipta Kerja masih melakukan proses evaluasi pelaksanaan gelombang 1-3, juga mempertimbangkan masukan-masukan dari lembaga pengawas pemerintah," terang Panji dalam pesan singkatnya, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, pihaknya masih perlu merampungkan evaluasi di gelombang 1-3 ( gelombang kartu Pra Kerja), termasuk sinkronisasi data calon peserta Kartu Pekerja yang sudah diusulkan oleh kementerian lembaga (K/L).

"Jadi belum dibuka untuk sementara ini," kata Panji.

Sebelumnya, dalam diskusi daring pekan lalu, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Prakerja Denni Puspa Purbasari menyatakan kalau daftar kartu Pra Kerja gelombang 4 mulai dibuka sehari setelah libur Lebaran Idul Fitri 1441.

"Jadi gelombang 4 akan dibuka pada tanggal 26 (Mei), begitu setelah Lebaran langsung dibuka.

Setelah Lebaran, masih kenyang makan ketupat, bisa mainkan handphone-nya untuk daftar kartu Pra Kerja," kata dia.

Menurut dia, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memprioritaskan pendaftar yang diusulkan oleh K/L.

Mereka ada para pekerja yang terkena dampak langsung dari pandemi virus corona (Covid-19).

"Mereka yang tercatat di-PHK, dirumahkan, yang bekerja di sektor pariwisata dan industri.

Ini kan datanya sudah diberikan ke kami, ternyata belum banyak (data yang masuk) dan yang daftar Kartu Prakerja.

Jadi dengan perpanjang ini, harapannya kita bisa melengkapi data yang ada di sistem," ujar dia.

Dia menyebut, hingga akhir tahun nanti, pemerintah akan membuka sampai 30 gelombang kartu Pra Kerja untuk pendaftar di login Prakerja www.prakerja.go.id.

"Tahun ini sekitar 30 gelombang.

Jadi masih banyak (kesempatan).

Jadi kita sengaja bertahap, kenapa tidak langsung buka saja 5,6 juta peserta di awal?

Karena kita mempertimbangkan kecepatan informasi dan kemapuan server kita yang juga terbatas," kata Denni.

Harapannya, mereka yang belum memiliki informasi atau terlambat mendapatkan informasi pendaftaran kartu Pra Kerja, bisa mendaftar di gelombang selanjutnya.

Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima menfaat dari kartu Pra Kerja, dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

Dari anggaran tersebut, setiap peserta mendapat insentif totalnya sebesar Rp 3.550.000.

Adapun rinciaannya, Rp 1 juta untuk biaya pelatihan, Rp 600.000 per orang per bulan untuk insentif pasca pelatihan, yang akan diberikan selama empat bulan atau totalnya mencapai Rp 2,4 juta.

Sedangkan sisanya sebesar Rp 150.000 merupakan insentif survei.

Sumber: Surya.co.id

Posting Komentar

www.addthis.com/dashboard to customize your tools -->
close
.....Klik 2x (Close).....