-->

Bagi yang Keberatan Bisa Turun Kelas Karena Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi Mulai 1 Juli 2020

Bagi yang Keberatan Bisa Turun Kelas Karena Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi Mulai 1 Juli 2020 - Presiden Jokowi telah menetapkan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai hari Rabu 1 Juli atau besok. Kebijakan ini sudah tertuang pada Peraturan Presiden (PP) Nomor 64 Tahun 2020 mengenai Perubahan Kedua Atas PP Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Bagi yang Keberatan Bisa Turun Kelas Karena Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi Mulai 1 Juli 2020
hops.id

Kenaikan iuran bpjs kali ini pastinya akan terasa memberatkan bagi para peserta iuran bpjs karena saat ini masih berada di tengah pandemi COVID-19. Lantas bagaimana jika peserta tidak mampu membayar?.

Direktur TI BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda mengatakan, peserta bisa memilih untuk menurunkan kelas layanan jika merasa keberatan atas kenaikan iuran BPJS kesehatan 2020 terbaru. Sebab, BPJS Kesehatan sendiri sudah menyediakan kebijakan untuk penurunan kelas bagi peserta yang tidak mampu.

“Kalau ada peserta tidak mampu atau turun kelas kita ada kebijakan soal turun kelas, manfaatkan perubahan kelas dengan mudah,” urainya saat menggelar webinar, Selasa (30/6).

Per akhir Mei tahu 2020, sebanyak 40.350 peserta mandiri sudah turun kelas. Dari angka tersebut, sebanyak 9.331 peserta turun dari kelas I ke I, sebanyak 11.738 peserta turun dari kelas I ke III, lalu sebanyak 38.383 peserta turun dari kelas II ke III.

Tetapi, peserta yang turun kelas di bulan Mei 2020 tersebut hanya sebanyak 0,16 persen dari total jumlah peserta PBPU.

Sedangkan untuk peserta yang naik kelas di tahun 2020 ini diproyeksikan 0,54 persen atau sekitar 165.672 peserta. Angka ini juga lebih banyak dari realisasi peserta yang naik kelas tahun lalu, yang hanya 2.250 peserta atau 0,01 persen.

Hingga bulan Mei 2020, sebanyak 12.608 peserta BPJS Kesehatan mandiri naik kelas atau 0,04 persen dari total jumlah peserta mandiri. Secara detailnya, peserta yang naik kelas II ke I sebanyak 7.068 orang, naik kelas III ke I sebanyak 13.112 orang, dan naik kelas III ke II sebanyak 22.758 orang.

Sumber: Kumparan.com

Posting Komentar