-->

Permintaan Maaf MenPAN-RB Untuk PNS Sejumlah Instansi

Permintaan Maaf MenPAN-RB Untuk PNS Sejumlah Instansi - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, masih ada 40 persen instansi pusat dan juga daerah yang masih belum melakukan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan jabatan eselon.

Permintaan Maaf MenPAN-RB Untuk PNS Sejumlah Instansi
JPNN.COM 

Terutama untuk pengalihan jabatan struktural eselon III, IV, dan V ke fungsional.

Ia pun meminta supaya seluruh kementerian, lembaga, dan juga Pemda untuk segera mengajukan usulan penyederhanaan birokrasi, yang ditenggat hingga 30 Juni.

Akan tetapi, bukan berarti instansi pusat dan daerah tidak dapat mengajukan, karena proses reformasi birokrasi masih terus berjalan.

"Saya mengapresiasi para sesjen, sestama, dan sekda yang meski di tengah COVID-19 masih tetap bekerja maksimal dari masa transisi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) ke new normal," kata Menteri Tjahjo dalam seminar daring di channel YouTube KemenPAN-RB, Senin (22/6).

Ia menyebutkan, hingga Juni ini instansi pusat dan daerah yang sudah menyelesaikan penyederhanaan birokrasi hampir 60 persen.

Diharapkan bulan Desember mendatang seluruh instansi sudah selesai melakukan penyederhanaan birokrasi.

"Bagi instansi yang belum melakukan penyederhanaan birokrasi, saya sudah berkoordinasi dengan menkeu agar tunjangan kinerja dan insentifnya ditunda pembahayarannya. Jadi mohon maaf bagi PNS yang berada di instansi yang belum melakukan penyederhanaan birokrasi belum bisa menerima tunjangan. Ini adalah konsekuensinya," paparnya.

Menteri Tjahjo juga menegaskan, penundaan tunjangan ini sebagai konsekuensi atas instansi yang belum melakukan perubahan birokrasi.

Mengingat penyederhanaan eselonisasi merupakan perintah undang-undang dan diminta Presiden Jokowi untuk segera dilaksanakan.

"Saya apresiasi sejumlah kementerian/lembaga yang memangkas jabatan eselon III dan IV nya cukup banyak sehingga mengurangi beban birokrasi. Seluruh ASN harus mengubah mindset dari jabatan struktural ke fungsional," tandasnya.

Sumber: JPNN.com

Posting Komentar